Keselamatan Pasien

Tanggung Jawab Kita Bersama

ARTIKEL

Kompetensi Keselamatan Pasien para Perawat, Hasil Analisa

Profesi perawat tidak pernah lebih terlihat, didorong menjadi sorotan pandemi COVID-19. Fokus ini tidak hanya membawa rasa terima kasih dan tampilan sekilas dukungan publik untuk apa yang disebut pahlawan perawatan kesehatan, tetapi juga kerentanan bagi pasien dan perawat. Pentingnya perawat yang kompeten, percaya diri, dan kredensial tidak pernah lebih penting, namun di banyak tempat, tenaga perawat yang kuat dan sistem kesehatan yang aman sulit dipahami.

Mencermati Berbagai Teori, Hambatan dan Faktor yang Memungkinkan Keterlibatan Pasien serta Masyarakat Dalam Keselamatan Pasien

Munculnya keterlibatan pasien dan publik (PPI) dalam perawatan kesehatan di Inggris dapat ditelusuri sejauh tahun 1970-an. Baru - baru ini, kampanye oleh pasien yang terluka telah menyebabkan fokus baru pada penguatan PPI. Ada kesadaran yang berkembang tentang manfaat PPI dalam penelitian serta kebutuhan untuk mengatasi ketidaksetaraan kekuasaan dan kurangnya keragaman dan inklusi. Tinjauan ini dilakukan untuk melihat bukti teori, hambatan dan faktor pendukung dalam PPI di seluruh kesehatan, perawatan sosial dan keselamatan pasien yang dapat digunakan untuk memperkuat PPI dan mengatasi kesenjangan pengetahuan dan teori yang dirasakan dengan PPI dalam keselamatan pasien.

BERITA NASIONAL

Analisis Deskriptif Keselamatan Pasien

Manajemen perawatan medis adalah proses multi-disiplin yang sangat kompleks dengan banyak tahapan. Selama perawatan pasien di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RS Akademik UGM) insiden yang menyangkut keselamatan pasien tidak dilaporkan atau ditemukan secara tidak sengaja. Menurut beberapa penelitian kesehatan masyarakat hanya sekitar 10-20% dari insiden yang dilaporkan. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk memberikan data kepada pihak manajemen tentang tingkat keselamatan pasien dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terutama untuk mengurangi cedera dan meningkatkan keselamatan pasien.

Tehnik Analisis Pencapaian Target Keselamatan Pasien di Rumah Sakit

Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) mendorong peningkatan spesifik dalam keselamatan pasien. Tujuan ini menyoroti bidang perawatan kesehatan yang bermasalah dalam sistem yang diterapkan di rumah sakit untuk membuat perawatan pasien lebih aman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan target keselamatan pasien berdasarkan Standar Target Keselamatan Pasien Rumah Sakit (SNARS) di RSUD Kota Makassar memiliki implementasi target keselamatan pasien yang baik. Implementasi target patient safety ditinjau dari kepemimpinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar yaitu pemberian penghargaan belum pernah dilakukan, dan pengawasan dilakukan dengan melihat laporan patient safety. Dari segi sumber daya manusia, pelatihan terkait keselamatan pasien masih kurang dan hanya pada saat akreditasi. Mengenai kebijakan, ada SOP terkait insiden keselamatan pasien dan tidak ada sanksi yang jelas, hanya peringatan. Untuk kerjasama tim tidak tersedianya tim patient safety di ruang perawatan, hanya KMKP yang memiliki tim patient safety.

BERITA INTERNASIONAL

Fokus Utama Keselamatan Pasien Saat Ruang Gawat Darurat Terisi Penuh

Lonjakan musim dingin dalam kasus virus corona dan peningkatan pada pasien yang sakit akut membanjiri rumah sakit di seluruh wilayah dan negara, menyebabkan waktu tunggu yang lama yang menurut para ahli pengobatan darurat dan responden pertama mengancam keselamatan pasien Petugas kesehatan yang menanggung risiko penularan virus corona di tengah kekurangan peralatan pelindung sebelum vaksin tersedia masih berusaha keras untuk memenuhi volume tinggi dan kelelahan, kata pejabat rumah sakit dan perawatan kesehatan.

Berbagai Upaya Keselamatan Pasien Dalam Mencapai Sistem Pelayanan Kesehatan yang Layak Kita Dapatkan

Amerika Serikat menghabiskan lebih banyak untuk perawatan kesehatan daripada negara mana pun di dunia, tetapi hampir tidak ada kemajuan dalam mengurangi bahaya kesalahan medis. Perkiraan terbaik menunjukkan 210.000 – 400.000 pasien terus meninggal setiap tahun karena bahaya yang dapat dicegah di rumah sakit AS saja, jumlah kematian yang menempatkan kesalahan medis sebagai penyebab kematian terbesar ketiga. Perawatan yang tidak aman dalam bentuk pengendalian infeksi yang buruk atau kurangnya alat pelindung diri juga telah memicu kematian yang dapat dicegah selama pandemi, termasuk kehilangan pasien dan staf. Beberapa disebabkan oleh penyakit dan yang lainnya oleh peningkatan kesalahan.