by admin

Keselamatan Pasien

Tanggung Jawab Kita Bersama

ARTIKEL

Manajemen Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Domain Kesehatan

Perawatan kesehatan adalah bidang yang sangat membingungkan di mana kualitas dapat menjadi paradigma umum yang memenuhi kebutuhan semua orang dalam perawatan kesehatan. Proses menangani kualitas dalam perawatan kesehatan telah berubah menjadi inisiatif global. Saat ini, pelaksanaan sistem administrasi mutu yang sukses dan penilaian eksternal dalam layanan medis merupakan kebutuhan untuk menjamin keterusterangan dalam kegiatan yang terkait dengan kesejahteraan serta akses ke kesehatan dan keselamatan pasien. Keselamatan pasien telah dianggap sebagai isu penting di seluruh dunia selama lebih dari 10 tahun.

BERITA NASIONAL

Meningkatkan Keselamatan Pasien dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit Melalui Rekam Medis Elektronik

Memahami peran rekam medis elektronik (EMR) dalam meningkatkan keselamatan pasien dan mutu pelayanan rumah sakit. Artikel yang dimasukkan dan dinilai kelayakannya dalam review ini adalah artikel yang menunjukkan pengaruh keselamatan pasien, dan kualitas produk di rumah sakit dalam kaitannya dengan penggunaan EMR. Fungsi terpenting penerapan EMR adalah untuk meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit, selain untuk menekan biaya. EMR mengurangi kelebihan biaya Hospital Acquired Condition (HAC) sebesar 16%, mengurangi kematian akibat HAC sebesar 34%. Keyakinan dokter dan perawat bahwa kualitas data pasien lebih baik ketika EMR lebih mudah digunakan dan sesuai dengan rutinitas harian mereka. EMR dapat meningkatkan keselamatan pasien, namun penggunaannya memerlukan keterampilan dalam teknologi agar tidak berbalik membahayakan keselamatan pasien. Implementasi EMR membutuhkan kemampuan sumber daya manusia yang terampil dalam menggunakan teknologi, komputer dan program.

Evaluasi Pelaksanaan Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Pasien

Keselamatan pasien di Puskesmas merupakan salah satu prioritas utama dalam memberikan pelayanan kepada pasien salah satunya melalui penerapan tujuh langkah menuju keselamatan pasien. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi pelaksanaan tujuh langkah menuju keselamatan pasien. Hasil penelitian menggambarkan langkah pertama, budaya keselamatan; dan kedua, manajemen kepemimpinan telah dilaksanakan secara optimal; sedangkan ketiga, pengelolaan risiko; keempat, sistem pelaporan; kelima, berkomunikasi dengan pasien dan masyarakat; keenam, belajar dan berbagi tentang pembelajaran keselamatan; dan ketujuh, implementasi solusi dalam mencegah cedera belum dilaksanakan secara optimal.

BERITA INTERNASIONAL

Pengumpulan Data yang Lebih Baik Dapat Meningkatkan Keselamatan Pasien Dalam Prosedur Pembedahan

'Keselamatan pasien dalam operasi - kebutuhan mendesak untuk reformasi' menganalisis data nasional dan internasional yang berkaitan dengan prosedur pembedahan dan mencatat pendapat dari 1.500 pasien. Ini mengungkapkan gambaran yang mengkhawatirkan tentang penurunan standar keselamatan pasien di ruang bedah rumah sakit NHS. Menurut temuannya, jumlah 'Never Events' – di mana insiden seharusnya tidak pernah terjadi – tidak mengalami peningkatan sejak 2015, dengan 407 insiden tercatat dalam 12 bulan hingga Maret 2022. β€œHal mendasar untuk mencapai ambisi bersama kita adalah meningkatkan kualitas informasi yang kita kumpulkan. Jika kami membuat data mendalam tersedia untuk semua tim bedah dan pemimpin perawatan kesehatan, ini akan memungkinkan kami untuk lebih memahami bagaimana insiden terjadi, belajar dari kapan semuanya berjalan dengan baik dan merencanakan strategi untuk meningkatkan perawatan pasien.”

Tautan Tersembunyi Antara Soft Skill dan Keselamatan Pasien

Keselamatan pasien, pengalaman pasien, kesehatan tenaga kerja, dan efektivitas biaya adalah hasil penting dengan akar bersama yang penting. Semuanya dipengaruhi oleh kemampuan kita untuk berkomunikasi secara efektif dan penuh hormat. Keterampilan ini juga mencakup perilaku yang melekat pada banyak sifat sistem adaptif yang kompleks, seperti efek kupu-kupu, fleksibilitas, dan kemampuan beradaptasi. Semakin kita memahami faktor-faktor yang berkontribusi ini, semakin kita dapat menerapkan solusi yang mengarah pada perubahan jangka panjang yang bermakna. Soft skill sangat penting, meskipun sulit untuk diajarkan dan dipelajari, dan menantang sebagian karena komunikasi melibatkan kecerdasan emosional yang mendasarinya, yang sulit untuk dikembangkan dan dipraktikkan, terutama dalam pekerjaan berisiko tinggi, stres tinggi, atau budaya beracun.